Sinergi Batang, GP Ansor, dan Indomaret Perkuat UMKM & SDM

  1. Home

  2. Sinergi Strategis di Batang, BUMA Soroti Langkah Nyata Pengembangan UMKM dan SDM Lokal

Background image

Sinergi Strategis di Batang, BUMA Soroti Langkah Nyata Pengembangan UMKM dan SDM Lokal

Kolaborasi strategis resmi dijalin melalui penandatanganan MoU antara Pemerintah Kabupaten Batang, GP Ansor, Indomaret, dan PT ASPM untuk memperkuat ekosistem UMKM sekaligus mendongkrak kualitas SDM lokal. Salah satu dampak nyata dari sinergi lintas sektor ini adalah dibukanya peluang karier bagi 112 kader GP Ansor Kabupaten Batang di Indomaret Group.

Buma Official
Buma Official

Jun 04, 2026

2 mins to read
Sinergi Strategis di Batang, BUMA Soroti Langkah Nyata Pengembangan UMKM dan SDM Lokal

JAKARTA — Sebuah langkah progresif baru saja diambil demi masa depan ekonomi daerah di Jawa Tengah. Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Batang, GP Ansor, Indomaret, dan PT ASPM menjadi momentum penting dalam memperkuat ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Kolaborasi ini menarik perhatian karena tidak hanya berorientasi pada perputaran modal atau bisnis semata, melainkan pada sebuah visi yang lebih besar: peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) lokal.

 

whatsapp-image-2026-06-04-at-135455-1.jpeg

Kolaborasi Lintas Sektor untuk Ekonomi Inklusif

Membangun ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan tidak bisa dilakukan dengan bergerak sendiri-sendiri. Dibutuhkan kerja sama yang harmonis antara birokrasi, organisasi kepemudaan, dan raksasa sektor swasta. Sinergi inilah yang kini sedang diwujudkan di Kabupaten Batang, agar program pemberdayaan masyarakat bisa berjalan lebih taktis, efektif, dan berdampak langsung ke akar rumput.

Direktur Utama BUMA Group, Firmana Tri Andika, menilai bahwa penguatan sektor UMKM harus selalu diiringi dengan pengembangan kapasitas masyarakatnya. Tanpa kesiapan SDM yang matang, peluang ekonomi yang ada di daerah justru berisiko tidak termanfaatkan dengan optimal.

“Kolaborasi seperti ini menunjukkan bahwa pembangunan ekonomi yang berkelanjutan membutuhkan keterlibatan semua pihak. Ketika pemerintah, dunia usaha, dan organisasi masyarakat berjalan bersama, maka akan tercipta peluang yang lebih besar bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Firmana.

Bukan Sekadar Seremonial: Membuka Peluang Karier Nyata

Salah satu pembeda utama dari kerja sama ini adalah hadirnya dampak instan yang langsung dirasakan oleh masyarakat. Salah satu hasil konkret yang tercipta adalah terbukanya peluang karier bagi 112 kader GP Ansor Kabupaten Batang untuk bergabung di lingkungan Indomaret Group.

Langkah ini menjadi bukti valid bahwa strategi pembangunan daerah yang modern harus menyentuh dua sisi mata uang secara seimbang:

  • Sisi Komunitas: Memperkuat daya saing dan ruang gerak bagi usaha rakyat (UMKM).

  • Sisi Generasi Muda: Menciptakan kepastian lapangan kerja yang berkualitas demi meningkatkan taraf hidup dan produktivitas pemuda daerah.

Menjadi Cetak Biru Pembangunan Daerah masa Depan

BUMA memandang inisiatif di Kabupaten Batang ini sebagai contoh ideal ( role model ) bagaimana sebuah kolaborasi lintas sektor seharusnya bekerja. Ketika sektor swasta membuka pintu bagi potensi lokal, pemerintah memberikan dukungan regulasi, dan organisasi masyarakat bertindak sebagai motor penggerak, maka kemandirian ekonomi daerah bukan lagi hal yang mustahil dicapai.

Dengan memperkuat fondasi UMKM sekaligus mengasah ketajaman SDM lokal, Kabupaten Batang kini tengah bersiap menjadi daerah yang lebih berdaya saing, mandiri, dan tangguh dalam menghadapi tantangan ekonomi masa depan.

 

Share this post: